HomeBisnis PariwisataBatik Parang Gaya Kekinian Travellers Cantik di 2023

Batik Parang Gaya Kekinian Travellers Cantik di 2023

Batik Parang: Memahami Filosofi, Sejarah, dan Peranannya dalam Era Modern

1. Filosofi Batik Parang

Batik Parang adalah salah satu corak batik yang memiliki filosofi mendalam di dalamnya. “Parang” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “pedang”. Corak batik ini memiliki motif yang terinspirasi oleh bentuk-bentuk pedang yang melambangkan keberanian, kekuatan, dan kehormatan. Dalam budaya Jawa, motif Parang sering digunakan dalam pakaian tradisional yang digunakan oleh penguasa atau keluarga kerajaan, sebagai simbol dari martabat dan kekuasaan yang mereka emban.

2. Sejarah Batik Parang

Batik Parang memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Corak ini diyakini sudah ada sejak masa kerajaan di Pulau Jawa, terutama pada abad ke-15. Pada masa itu, Batik Parang digunakan sebagai lambang status sosial, dan hanya orang-orang terpilih dan golongan bangsawan yang diizinkan mengenakannya. Batik Parang juga digunakan dalam upacara adat seperti pernikahan dan penobatan raja.

3. Identik dari Batik Parang

Batik Parang memiliki ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Motifnya terdiri dari serangkaian garis-garis diagonal yang saling bersilangan membentuk pola geometris. Garis-garis ini sering kali menggambarkan pedang atau berbagai bentuk geometris lainnya. Warna tradisional yang dominan dalam Batik Parang adalah indigo dan putih, meskipun saat ini juga terdapat variasi warna yang lebih modern.

Ada banyak sekali Toko yang menjual Batik Parang, namun saya merekomendasikan kamu untuk membelinya dari Denmas Batik karena memang berkualitas dan bergaya Travellers cantik. Check Portofolionya di https://www.DenmasBatik.com atau kamu bisa melihat katalognya di bawah ini :

4. Siapa yang Menggunakan Batik Parang

Pada awalnya, Batik Parang digunakan oleh golongan bangsawan dan penguasa kerajaan di Pulau Jawa. Namun, seiring berjalannya waktu, Batik Parang menjadi lebih terjangkau dan tersedia untuk masyarakat luas. Saat ini, siapa pun dapat menggunakan Batik Parang sebagai simbol kebanggaan akan budaya dan tradisi Indonesia. Banyak pejabat pemerintahan, selebriti, dan masyarakat umum mengenakan Batik Parang dalam berbagai acara resmi dan nonresmi.

5. Batik Parang di Era Modern Saat Ini

Di era modern saat ini, Batik Parang tetap memiliki tempat yang istimewa dalam industri fashion dan budaya Indonesia. Desainer fashion Indonesia menggunakan Batik Parang sebagai inspirasi untuk menciptakan pakaian modern dengan sentuhan tradisional. Motif Parang yang kuat dan dinamis memberikan kesan yang elegan dan berkelas. Selain itu, Batik Parang juga digunakan dalam karya seni, aksesori, dan desain interior untuk memberikan sentuhan kultural yang khas.

Keterlibatan teknologi juga telah meningkatkan eksposur dan popularitas Batik Parang di era modern. Dengan adanya platform digital dan media sosial, seniman, desainer, dan produsen batik dapat dengan mudah mempromosikan karya mereka kepada audiens global. Hal ini telah membantu memperluas pasar dan memperkenalkan Batik Parang kepada orang-orang di berbagai belahan dunia.

Keep exploring...

Bosan Empal Gentong? Coba Sentosa Seafood Cirebon yang Lezat!

Perjalanan Pulang yang Berkesan: Dari Jogja Menuju CirebonMelakukan perjalanan darat atau road trip dari Yogyakarta menuju Jakarta selalu memberikan cerita tersendiri. Setelah beberapa hari...

Transit Seru di Rest Area Pekalongan: Ngopi Cantik di Starbucks

Perjalanan Panjang dari Jogja Menuju IbukotaMemulai perjalanan jauh dari Yogyakarta menuju Jakarta selalu memberikan sensasi tersendiri. Ada rasa semangat sekaligus sedikit rasa 'gentar' membayangkan...

Places to travel

Gereja Ayam bukit rhema 2024

Gereja Ayam

Bukit Rhema Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Rp 25.000,-
Wanawatu

Wanawatu

Sumberwatu, Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572
Rp 50K - Rp 150K

Kedai Bukit Rhema

Bukit Rhema Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Rp 10K - Rp 100K

Related Articles

Tempat Outing Edukatif dekat Borobudur: Ide Outing Class yang Nggak Bikin Panitia Pusing

Outing, outing sekolah, outing edukatif, outing di magelang, outing dekat candi borobudur.Joana yakin artikel...

Tempat meeting dekat Candi Borobudur: Review Kedai Bukit Rhema (Joana coba buat tim kecil)

Cari tempat meeting dekat Borobudur yang tetap enak buat makan? Review Kedai Bukit Rhema: suasana lega, cocok tim kecil/rombongan, menu sharing, tips weekday & booking.

Closing Dinner Keluarga di Kedai Bukit Rhema, Cara Tenang Menutup Hari di Borobudur

Day 4 – Borobudur – dinner penutup trip Joana. Setelah seharian jalan dan foto-foto,...

Paket Keluarga Kedai Bukit Rhema: Makan Siang Sharing Praktis di Borobudur 2025

Review paket keluarga Kedai Bukit Rhema di Borobudur: makan siang sharing yang praktis, porsi besar, ramah anak, pas buat kamu yang mau kenyang tanpa ribet.

Resto Hot Spring Toya Devasya: Makan Keluarga Setelah Berendam di Kintamani

Resto hot spring Toya Devasya jadi tempat makan keluarga setelah berendam di Kintamani, dengan pilihan menu Indonesia, Chinese, dan Italian Western yang praktis untuk siang–sore.

Makan Siang Tenang dengan View Sawah di Teras Padi Cafe Tegallalang 2025

Teras Padi Cafe Tegallalang adalah tempat makan siang santai di Ubud dengan view sawah berundak hijau, suasana tenang, dan nyaman untuk family lunch setelah main Tegallalang Swing.

Street Food Pasar Senggol Gianyar, Surga Jajanan Malam Dekat Ubud 2025

Street food Pasar Senggol Gianyar jadi tempat seru buat kamu yang pengin ngemil variatif, bukan makan berat. Jajanan malam, suasana ramai, harga murah, cocok buat disinggahi saat liburan di Ubud dan sekitarnya.

Seafood Sederhana di Warung Mami Jimbaran 2025: Fresh, Jujur, Bikin Nambah

Seafood Sederhana di Warung Mami Jimbaran—ikan segar, bumbu minimalis, rasa jujur. Cocok dinner keluarga habis Tegal Wangi: fresh, sederhana, nikmat.